Kemana Langkah Ini Akan Membawa Kita?

Sampai kapan kita harus berjalan?
Berjalan seirama dan senada
Tanpa arah dan tujuan
Ditemani setitik cahaya di dalam diri
Yang menerangi jiwa dan hati
Dan terkunci di dalam hati

Tidak ada yang terucap
Bahkan satu kata pun tidak terdengar
Tetap membisu di setiap langkah

Hanya senyuman kecil yang terlihat
Terlihat di antara kita
Senyuman yang meyakinkan hati
Bahwa engkau adalah orang nya

Tetapi…
Apakah sebenarnya yang kita cari?
Apakah sebenarnya yang kita tuju?
Apakah sebenarnya arti dari setiap langkah yang kita ciptakan bersama?

Tidaklah aku mengerti dari semua langkah ini
Ku hanya mengerti semua dari senyummu
Jawaban dari semua langkah ini

Tetapi..
Satu jawaban yang pasti,
Sesungguhnya hanya ada di hatimu
Hatimu yang terlihat samar

Tetapi..
Satu hal yang pasti,
Aku akan selalu melangkah bersama senyum kecil mu
Menemani walau hati mu,
Tak sejalan dengan seyum mu

Ruang

Apakah kau menyadari
Ada semacam ruang
Ruang di antara kita
Tidak ada isi
Kosong, sunyi dan senyap
Semakin meluas tiap detiknya
Tidak ku tahu kenapa
Dan entah bagaimana bisa

Yang pasti
Ku tak ingin ruangan itu tetap berdiri
Berdiri dan tumbuh di antara kita
Karena ingin ku
Hanya ada
Aku dan kamu
Tanpa ruang

Angin Kesendirian

Angin yang bersama teriknya matahari

Berhembus teratur ke tiap sisi
Membawa kesejukan yang berarti
Kesejukan yang tidak menyakiti

Keadaan inilah yang kunanti
Duduk diam di lorong pepohonan jati
Kuhabiskan waktu seorang diri
Ditemani angin dan terik matahari
Merenung dan berfikir dengan teliti
 
Siapakah aku di masa depan nanti?
Akankan hati ini masih merasakan sepi?

Entahlah, aku hanya tidak ingin sendiri

Penyesalan

Penyesalan memang selalu terjadi di akhir
Diawali dengan harapan yang tinggi,
Lalu jatuh ke dasar jurang yang gelap
Tetap sakit meskipun jatuh perlahan
Tak mengenal waktu, tempat maupun kondisi
Selalu datang tanpa diundang
Selalu tiba tanpa diterima
Memang itu sudah hakikatnya
Penyesalan akan manis diawal cerita,
Pahit di ujung dan menjadi luka