Bimbang Tak Tersampaikan

Menunggu memang menyakitkan
Menyakitkan bila tak tahu kapan datang
Apalagi dengan bumbu rasa yang terpendam

Rasa yang terpendam,
Membuat hati tak kunjung senang
Merasakan hal yang tak pasti,
Menjadi bimbang tak ada tujuan
Haruskah ku diam?
Atau harus aku sampaikan?

Tak terasa hati ini sudah lama menyimpan
Menyimpan banyak rasa dan kenangan
Tak tahu kapan akan datang,
Atau kapan akan menghilang

Tibalah waktu penentuan
Ketika janji menjadi pasti
Ketika kepastian menjadi cerita hati
Tapi apakah ini akan menyenangkan hati?
Atau akan menyayat hati?

Tak tahu harus seperti apa
Menjadi sepi
Atau pergi tak terkendali

Iklan

Janji Menyakiti

Ketika janji sudah terucap
Ketika janji menjadi khilaf
Mungkin hanya maaf yang bisa terucap

Maaf
Maaf telah membuatmu curiga
Maaf telah membuatmu kecewa
Dan Maaf telah membuatmu luka

Mungkin takkan ada lagi cerita
Takkan ada lagi bahasa
Yang dulu pernah bersua
Di dalam lingkup kesendirian kita